Suka Menitipkan Anak ke Orang Tua? Simak Tipsnya

Beberapa ibu dan ayah yang bekerja, biasanya menitipkan anaknya ke orang tua (nenek/kakek). Tentu saja orang tua kita tidak akan menolak ketika cucunya dititipkan untuk beliau jaga selama kita bekerja. Akan tetapi harus kita sadari, usia orang tua kita yang semakin senja membuat mereka mengalami penurunan secara fisik maupun psikologis. Jadi, sebaiknya jangan bebani orang tua kita untuk menjaga anak-anak.

Jika kita merasa khawatir meninggalkan anak hanya dengan pengasuhnya saja di rumah, kita bisa menitipkan anak-anak ke orang tua tetapi dengan membawa pengasuhnya juga. Sehingga, orang tua tidak kerepotan untuk menjaga anak-anak dan hanya mengawasi saja.

Jika ayah dan ini merasa terdapat hal yang perlu dilakukan konsultasi dan assasment Psikologiu silahkan hubungi nomer yang tertera

Maria Ulfah M.Psi, Psikolog
Share

Tips agar ibu mudah membereskan mainan anak :

Merapikan Mainan Anak
  1. Bagi mainan anak sesuai dengan jenisnya, jangan di campur semuanya ya, Moms.
  2. Keluarkan mainan 1-2 jenis, sekali lagi jangan dikeluarkan semua agar anak juga fokus dengan mainannya dan ga mudah bosen.
  3. Sediakan tempat mainan dan ruangan khusus untuk anak bermain, misalnya di kamar atau ruang tengah.
  4. Ajak anak turut andil dalam membereskan mainannya, ini juga buat melatih anak bertanggung jawab dan mandiri sejak dini.
  5. Mau ga mau harus turunkan standar kerapihannya yah, Moms. Tentukan waktu yang tepat buat membereskan sekiranya anak sudah capek bermain, misalnya sore hari. Jadi Moms juga ga bolak-balik beresin mainan anak.

https://www.instagram.com/reel/CgjadJKIxbU/ Berikut simulasi tips untuk merapikan / membereskan mainan anak

#parentingtips #parentinganak #parenting #mainananak #anakbermain #ibuhebat #sehatmental #ibusehat #anakhebat #antistress #mariaulfahpsikolog #psikolog

Share

Klinik Tumbuh Kembang Anak Jakarta

Klinik Tumbuh Kembang Anak adalah klinik Perkembangan Anak di Medikita Pegadungan Jakarta Barat yang menyediakan penilaian, diagnosis, dan pengelolaan yang komprehensif dari kesulitan perkembangan, pembelajaran, dan perilaku anak, remaja serta dewasa.

Kami mengkhususkan diri dalam menilai dan mengelola ADHD, kecemasan, gangguan belajar tertentu, cacat intelektual, Gangguan Spektrum Autisme, gangguan perilaku dan perilaku, gangguan mood dan masalah emosional. Tujuan kami adalah untuk mendukung keluarga dengan membantu anak-anak mereka mencapai potensi mereka dan menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri untuk menghadapi tantangan perkembangan ataupun kemajuan

Kami melakukan penilaian awal yang menyeluruh terhadap pembelajaran, konsentrasi, dan perilaku untuk anak anda dengan mengidentifikasi area mulai dari awal, sebab, proses, intervensi yang didapat, kekuatan atau kesulitan apa pun.

Kami juga menawarkan manajemen dan terapi individual berkelanjutan yang teratur sesuai dengan arahan Psikolog dan Dokter profesional.

Tim kami yang berpengalaman termasuk Psikolog, Dokter dan Terapis yang bekerja sama untuk memberikan dukungan terbaik bagi anak dan keluarga.

 

 

 

 

Untuk lokasi bisa dengan menggunakan google maps dengan meng-klik link berikut :

https://goo.gl/maps/eB7NiqA2J3yPqrAaA

Untuk informasi update tentang psikologi mengenai anak, remaja dan dewasa dapat mengunjungi pula instagram @mariaulfahpsi

#kliniktumbuhkembang

#kliniktumbuhkembanganak

#psikologanakterbaik

#psikologanakjakartabarat

Share

Apa Saja Kesalahan Mendidik Anak Laki-Laki Yang Sering Ortu Tidak Sadari

Tanpa disadari kadang kita sebagai ortu melakukan kesalahan dalam mendidik anak laki-laki. Saat tuntutan yang salah ini diterapkan, akan membentuk karakter dan bisa saja mempengaruhi masa depannya.

Apa saja kesalahan mendidik anak laki-laki yang sering ortu tidak sadari?

1. MEMINTA ANAK LAKI-LAKI UNTUK TIDAK MENANGIS

Padahal sebagai manusia, wajar jika ia menangis saat dalam keadaan yang membuatnya bersedih atau kecewa. Jangan sampai ucapan ini bikin anak laki-laki merasa kalau emosinya harus ditahan dan mereka belajar bahwa perasaan yang alami ini tidak boleh diungkapkan.

2. ANAK LAKI-LAKI HARUS PEMBERANI

Ada kalanya ia juga merasa takut akan sesuatu, dan ini wajar dalam tumbuh kembangnya. Daripada menuntutnya untuk menjadi pemberani, lebih baik ortu mengajarkan anak laki-laki meminimalisir rasa takutnya.

3. ANAK LAKI-LAKI TIDAK BOLEH MENGERJAKAN APA YANG BIASA DILAKUKAN ANAK PEREMPUAN

Pekerjaan seperti membersihkan rumah, memasak, mencuci baju atau piring adalah practical life skill yang harus dipelajari baik anak perempuan maupun laki-laki. Kemampuan ini harusnya dipelajari sejak dini agar anak bisa mandiri. Bagaimana jika suatu saat nanti anak laki-laki tinggal sendiri di rantau?

Dear Parents,

Kira-kira tuntutan apa lagi yang biasanya diberikan untuk anak laki-laki?

#parenting #mendidikanak #anaklakilaki #orangtua #orangtuahebat #belajarjadiorangtua #caramendidikanak #mendidikanaklakilaki #ilmuparenting #pendidikananak #pendidikankarakter #psikolog

Share