CARA MENGATASI RASA TIDAK NYAMAN AKIBAT STRESS

Rasa stres yang dialami oleh seseorang merupakan hal yang normal untuk dialami apabila seseorang mengalami tekanan atau dipaksa untuk dapat beradaptasi dalam waktu yang singkat. Namun demikian, bahaya stres dalam jangka waktu yang panjang akan membuat seseorang mengalami berbagai masalah kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas hariannya.

Dengan pengertian diatas, maka penting bagi kita untuk bersegera dalam mengatasi stres yang dirasakan. Berikut ini adalah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat stres, diantaranya adalah:

  1. Jaga kesehatan dengan olahraga teratur, tidur yang cukup, makan bergizi seimbang, dan berperilaku hidup bersih dan sehat
  2. Melakukan kegiatan sesuai dengan minat dan kemampuan kita
  3. Berpikir hal-hal yang baik dan menyenangkan
  4. Tenangkan pikiran dan kembangkan hobi
  5. Bicarakan perasaan dan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya
  6. Meningkatkan ibadah sesuai dengan agama masing-masing

Dengan mengetahui berbagai kegiatan positif yang dapat meminimalisir stres diatas, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola stres yang saat ini sedang dihadapi. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan stress yang tidak kunjung membaik, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan.

#stress

#tidaknyman

#tenangkanpikiran

#positive

#stres

Share

BEBERAPA GEJALA TIDAK SEHAT JIWA

Dilansir dari laman p2ptm.kemenkes.go.id, terdapat beberapa gejala tidak sehat jiwa pada seseorang. Gejala-gelaja tersebut antara lain :

Gejala Tidak Sehat Jiwa
  1. Sering berpikir sebagai berikut :

– “saya gagal”

– “semua terjadi karena salah saya”

– “tidak ada hal yang baik dalam hidup saya”

– “saya tidak berharga”

– “hidup sudah tidak berharga lagi”

– “saya adalah orang jahat”

– “tidak ada masa depan”

– “tidak ada gunanya lagi mencoba”

2. Dari segi perasaan orang tersebut sering merasa :

– bersalah,

– bimbang,

– mudah tersinggung,

– kecewa,

– frustasi,

– menderita,

– tidak percaya diri,

– sedih.

3. Dari segi kesehatan, orang yang tidak sehat jiwa akan merasa kondisi kesehatannya terganggu, seperti :

– Mudah lelah sepanjang waktu.

– Hampa.

– Sakit kepala atau pegal-pegal.

– Rasa tidak nyaman di perut.

– Sulit tidur atau terlalu banyak tidur.

– Perubahan nafsu makan dan atau berat badan. – Merasa tidak berdaya.

#psikologdewasa

#psikologanak

#semogakitabahagia

Share

JENIS PENYAKIT MENTAL

Gangguan mental atau jiwa, adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, atau kombinasi diantaranya. Kondisi ini dapat terjadi sesekali atau berlangsung dalam waktu yang lama (kronis). Gangguan ini bisa ringan hingga parah, yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ini termasuk melakukan kegiatan sosial, pekerjaan, hingga menjalani hubungan dengan keluarga. Meski rumit, gangguan kesehatan mental termasuk penyakit yang dapat diobati. Bahkan, sebagian besar penderita mental disorder masih dapat menjalani kehidupan sehari-hari selayaknya orang normal. Namun, pada kondisi yang lebih buruk, seseorang mungkin perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit untuk menangani kondisinya. Tak jarang, kondisi ini pun dapat memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri atau mengakhiri kehidupannya.

Berikut ini merupakan penyakit mental, yaitu:

  1. Anxiety, yaitu kecemasan yang berlebihan akan suatu hal tentang masa depan, menimbulkan perasaan bersalah, menyebabkan stres. Tanda-tandanya yaitu sulit berkonsentrasi, merasa khawatir setaip saat, sering merasa gelisah saat tidur.
  2. Ocd (obsesive compulsiv disorder), yaitu pikiran cemas yang tidak masuk akal, mengakibatkan perilaku yang berulang-ulang. Tanda-tandanya yaitu selalu merasa cemas, sering ketakutan secara berlebihan, menghilankan rasa cemas dengan melakukan hal berulang kali agar lega.
  3. Bipolar, yaitu menyerang kondisi pikiran seseorang yang menyebabkan perubahan suasana hati dan sikap secara tiba-tiba. Tanda-tandanya yaitu, merasa gembira dan sedih berlebihan, emosi mudah terpancing, berbicara sangat cepat.
  4. Eating disorder, yaitu gangguan tingkah laku pola makan seperti anoreksia dan bulimia. Anoreksia adalah obsesi berat badan kecil hingga rela kelaparan. Bulimia adalah kelainan yang membuat seseorang memuntahkan makanan setelah dikonsumsi agar berat badan tidak berubah. Tanda-tandanya yaitu tidak nafsu makan, selalu merasa dirinya gemuk, memuntahkan makanan setelah makan.
  5. Skizofrenia, yaitu gangguan mental kronis yang menyerang pikiran, menyebabkan halusinasi, delusi dan perubahan perilaku secara ekstrim. Tanda-tandanya yaitu emosi datar dan sulit ditebak, meracau saat berbicara, sulit membedakan pikiran dan kenyataan.
  6. Depresi yaitu gangguan suasana hati yang dapat berpengaruh terhadap pola pikir dan perasaan. Tanda-tandanya yaitu sering merasa sedih, merasa tidak berguna, menyalahkan diri sendiri.

#penyakitmental

#depresi

#skizofrenia

#eatingdisorder

#bipolar

#ocd

#anxiety

Share

* BATASAN WAKTU UNTUK ANAK BERMAIN GADGET SESUAI USIANYA *

Berapa lama sih waktu yang diperbolehkan untuk anak screen time (bermain gadget, laptop, menonton TV, atau penggunaan layar lainnya)?

Penggunaan gadget pada anak haruslah di bawah kontrol orang tua.

Ada batasan waktu yang seharusnya diberikan untuk anak bermain gadget. Dan orang tua juga wajib mengarahkan anak, konten-konten apa saja yang boleh untuk di akses.

Berapa lama durasi maksimal untuk anak menggunakan gadget setiap harinya?

USIA 0-2 TAHUN :
tidak direkomendasikan sama sekali

USIA 2-3 TAHUN :
30 menit /hari dengan pendampingan orang tua

USIA 3-5 TAHUN :
1 jam /hari dengan arahan orang tua

USIA 5-6 TAHUN :
2 jam /hari dengan pengawasan orang tua

USIA 6-12 TAHUN :
2-4 jam /hari tetap dengan pengawasan orang tua

Waktu tersebut juga termasuk untuk menonton televisi, bermain laptop, tablet, atau perangkat layar lainnya.

Tetap bijak saat memberikan gadget pada anak ya, Parents.

Ingat 3 kuncinya :

  1. Fasilitasi
  2. Awasi
  3. Batasi

Untuk lebih mudah memahaminya silahkan klik link ini ya dan hubungi Instagram mariaulfahpsi

parenting #parentinganak #parentingtips #perkembangananak #tumbuhkembanganak #anakhebat #psikologianak #mariaulfahpsikolog #psikolog

Share

Suka Menitipkan Anak ke Orang Tua? Simak Tipsnya

Beberapa ibu dan ayah yang bekerja, biasanya menitipkan anaknya ke orang tua (nenek/kakek). Tentu saja orang tua kita tidak akan menolak ketika cucunya dititipkan untuk beliau jaga selama kita bekerja. Akan tetapi harus kita sadari, usia orang tua kita yang semakin senja membuat mereka mengalami penurunan secara fisik maupun psikologis. Jadi, sebaiknya jangan bebani orang tua kita untuk menjaga anak-anak.

Jika kita merasa khawatir meninggalkan anak hanya dengan pengasuhnya saja di rumah, kita bisa menitipkan anak-anak ke orang tua tetapi dengan membawa pengasuhnya juga. Sehingga, orang tua tidak kerepotan untuk menjaga anak-anak dan hanya mengawasi saja.

Jika ayah dan ini merasa terdapat hal yang perlu dilakukan konsultasi dan assasment Psikologiu silahkan hubungi nomer yang tertera

Maria Ulfah M.Psi, Psikolog
Share

Test IQ Anak, Test IQ Remaja dan Test IQ Dewasa

Tes IQ Anak Toodler, TK, SD, SMP dan SMA

PRAKTEK PSIKOLOG

By : Maria Ulfah S. Psi., M. Psi., Psikolog

Telepon 021-5595-3676 / WA-0821 1018 6075

Disegala usia akan mengalami perkembangan otak, mereka akan belajar serta menyerap apa yang dilihat, didengar serta mencoba apa saja yang di temui di lingkungannya. Hal tersebut dapat mempengaruhi akan kemampuan cara berfikir seseorang.

Disisi lain diperlukan Test IQ untuk menentukan batas kesesuaian dalam proses belajar ataupun penerimaan kerja calon karyawan

LAYANAN PSIKOLOGI

  • KONSULTASI PSIKOLOGIS ANAK, REMAJA DAN DEWASA
  • TES KEPRIBADIAN
  • TES IQ
  • TES IQ PENJURUSAN SEKOLAH / KULIAH / PEKERJAAN
  • TES CQ / TES KRATIFITAS
  • TES KEMATANGAN SEKOLAH
  • TES MINAT & BAKAT
  • INDIVIDUAL NEED TEST
  • TES RELASI SOSIAL DAN KONSEP DIRI
  • TES PRESTASI / SIKAP KERJA
  • EVALUASI TUMBUH KEMBANG
  • TERAPI BERMAIN / PLAY THERAPY
  • TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
  • PAKET ASSESSMENT PSIKOLOGI

Anda dapat langsung mendatangi lokasi yang tertera dan dapat juga untuk menghubungi pada nomer telephone yang telah tersedia.

Terima kasih atas kepercayaan Bunda / Ayah kepada kami

Layanan kami dapat dengan cepat menyesuikan kebutuhan waktu Bpak dan Ibu untuk langsung dilakukan Konsultasi maupun Assasment. Serta yang tidak kalah penting adalah kami dapat menyesuaikan waktu untuk hasil yang lebih cepat dalam menyelesaikan laopran assesment.

Share

TIPS AMAN AJAK ANAK-ANAK KE MALL :

  1. Sebelum sampai di mall jelaskan pada anak, kalau di mall banyak orang asing dan anak harus selalu berada di dekat orang tua (tidak berjalan atau berlari sendiri). Bicarakan dengan bahasa yang mudah dipahami anak ya, Parents.
  2. Ajarkan anak untuk menyebutkan namanya, dan mengingat nama ayah dan ibunya. Perlu juga untuk menyelipkan catatan identitas beserta nomor telepon yang bisa dihubungi di baju atau celana anak.
  3. Beritahu anak, siapa-siapa saja yang bisa ia datangi jika terpisah dari ortu. Seperti : security, SPG di mall atau karyawan di outlet yang mengenakan baju seragam. Perlu juga dilakukan role-play dan tunjukkan pada anak siapa yang dimaksud dengan security atau karyawan di mall. Dan ingatkan anak, agar tidak mudah mengikuti orang lain.

  1. Berikut contoh / simulasi mengenai tips diatas : https://www.instagram.com/reel/CfVypOFISF2/

Note : Baik juga gunakan tali pengaman untuk anak, biasanya banyak di jual di baby shop. Atau jam tangan yang bisa memantau keberadaan anak.

#tipsparenting #tipsanak #parenting #anaksehat #mall #jalanjalan #liburananak #anak #orangtua #psikologanak #psikolog

Share

Anak Suka Memegang dan Menggesekkan Alat Kelaminnya, Normalkah?

Anak Suka Memegang dan Menggesekkan Alat Kelaminnya, Normalkah?

Pada usia balita, anak sedang berada pada fase Phallic. Pada fase ini anak mulai memahami perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan. Anak juga senang mengeksplorasi alat kelaminnya, sama seperti ia mengenali anggota tubuh lainnya seperti rambut, tangan, mata, atau hidungnya. Fase ini merupakan salah satu tahapan perkembangan yang normal pada anak.

Saat Parents melihat anak mulai memegang atau menggesekkan alat kelaminnya, coba jelaskan padanya bahwa perilaku tersebut bisa membuat alat kelamin menjadi lecet atau luka. Kemudian alihkan perhatiannya dengan aktivitas lain yang lebih menarik, misalnya bermain sepeda.

Hindari untuk memarahi anak ya, Parents. Karena anak kemungkinan tidak memahami apa yang ia lakukan.

Semoga bermanfaat

 

Share