Anak “kesayangan” ku

Anak “kesayangan” ku

Putra dan Putri merupakan anugerah dari tuhan yang tidak terhingga nilainya, sehingga saat Bunda menyadari di awal kehamilan pasti kita akan mengurangi waktu kerja atau memperbanyak istirahat, makan makanan yang lebih sehat dan bergizi, minuman yang sehat pula serta konsultasi kepada dokter kandungan sampai dengan masa kelahirannya tiba.

Dalam fase selanjutnya (tumbuh kembang) biasanya tidak sedikit orang tua yang memiliki cara sendiri untuk mendidik putra/putri kecilnya, dimana cara tersebut menurut para ahli (Dokter Anak / Psikolog Anak) tidak tepat diaplikasikan kepada anak.

Kurangnya arahan positive orang tua dikarenakan kesibukan atau setelah waktu pekerjaan harusnya dimanfaatkan Bunda dan Ayah untuk interaksi kepada putra / putri kita, jangan sampai anggapan “pembiaran” atau dengan kata lain yang penting anak tenang merupakan sesuatu yang wajar.

Banyak orang tua yang melakukan “pembiaran” dengan cara memberikan ponsel atau ipad kepada putra/putri dengan waktu yang tidak wajar, memberi tontonan televisi tidak sesuai usia, memberikan tontonan yang bahkan memberikan dampak negative lainnya. Namun orang tua tidak menyadari secara langsung dampak negative itu yang terjadi kepada putra atau putri kita. dan banya sekali pertanyaan orang tua, diantaranya ”

  1. Tidak sedikit orang tua yang berkeluh “kenapa anak saya masih belum bisa bicara di usia > 2 tahun ?”. Dimana hal itu banyak faktor diantaranya seperti saya contohkan tadi (waktu bermain ponsel yang berlebihan, pemakaian lebih dari satu bahasa dirumah dll.).
  2. “Kenapa anak saya kurang aktive, tidak seperti anak lainnya ?”
  3. “Kenapa anak saya pemalu, tidak seperti ini dan itu ?”
  4. “Kenapa anak saya tidak suka makan nasi, sayur atau buah ?”
  5. “Kenapa anak saya pemarah, tidak menurut ?”
  6.  Dan lainnya ? ? ?

Masih banyak lagi pertanyaan yang ingin orang tua sampaikan namun tidak tahu kemana dan dimana harus menyampaikannya dimana orang tua lebih banyak diselimuti rasa “kebiasaan” dan “kesayangan” dengan kata lain yang dilakukan telah benar, namun “Kurang Benar”.

Untuk itu, pertanyaan diatas tadi dapat disampaikan kepada ahlinya yaitu Dokter Anak atau Psikolog Anak yang memberikan solusi tersebut agar tumbuh kembang anak kita berjalan baik.

Akhir kata kita sebagai orang tua untuk mulai menghilangkan hal-hal kurang baik kepada anak, atau rasa “kebiasaan” atau “kesayangan” sehingga masukan, saran ataupun arahan baik dari orang-orang yang memiliki pengalaman terhadap anak dapat anda terima dan aplikasikan hal yang baik kepada putra dan putri kita.

 

Daycare Vs Baby Sitter Vs Oma/Nenek Vs Pembantu

Daycare Vs Baby Sitter Vs Oma/Nenek Vs Pembantu

1. Daycare : Diawasi oleh tenaga berpengalaman (Psikolog dan pengasuh), dilengkapi CCTV online, tumbuh kembang anak selalu dilaporkan tiap hari, stimulus permainan edukasi, daily aktivity, sosialisasi terhadap rekan sesama balita, dan diajarkan sikap disiplin serta aktivitas disesuaikan dengan usia anak.

2. Baby Sitter : Anak diharapkan dijaga baby sitter yang berpengalaman, biaya admin dan bulanan cukup tinggi, karakter baby sitter yang harus / wajib diperhatikan, harus dipastikan apakah anak di stimulus dengan permainan yang sesuai usia, diharapkan saat ditinggal dirumah untuk dipasang cctv untuk memantau setiap kegiatan saat ayah/bunda bekerja, dipastikan baby sitter dijauhkan dengan ponsel.

3. Oma/Nenek : Point penting adalah dijaga oleh keluarga dekat, rasa aman orang tua untuk meninggalkan anak, kasih sayang yang tinggi dalam hal penjagaan, kedekatan yang cukup erat anatara oma dan anak, namun tidak jarang karena kasih sayang yang teramat sangat sehingga kurang adanya batasan untuk mengarahkan kepada hal disiplin serta melarang anak melakukan sesuatu yang tidak seharusnya.

4. Pembantu : Untuk biaya relatif terjangkau, namun pengetahuan dalam hal cara bermain bersama anak dan hal lainnya sangat perlu diperhatikan, tidak ada tujuan khusus dalam hal ini (anak diam / tenang), kebiasaan, karakter, dan kesehatan sangat perlu diperhatikan, dan cctv untuk memastikan keamanan buah hati dalam penjagaan.

Note :

Setiap 3 (tiga) point tersebut diatas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dimana terdapat faktor lainnya yang merupakan hal penting untuk memantau karakter dan tumbuh kembang anak. Untuk itu diharapkan bagi Bunda dan Ayah agar cermat memilih siapa atau dimana tempat yang tepat untuk menitipkan anak tersayang, sampai dengan bunda dan ayah kembali dari pekerjaan dan juga kembali bermain bersama anak.

BalitaCeriaDaycare; daycare; daycare tangerang; daycare karawaci; daycare bagus; daycare terpercaya; daycare murah; daycare serpong; daycare bayi; daycare batita; daycare balita; daycare BSD; daycare terbaik; daycare rekomendasi; penitipan anak; tempat penitipan anak.

#BalitaCeriaDaycare; #daycare; #daycare tangerang; #daycare karawaci; #daycare bagus; #daycare terpercaya; #daycare murah; #daycare serpong; #daycare bayi; #daycare batita; #daycare balita; #daycare BSD; #daycare terbaik; #daycare rekomendasi; #penitipan anak; #tempat penitipan anak.

KAMI TUNGGU KEDATANGANNYA

Daycare Karawaci di Kota Tangerang

” OPENING SOON “


  butterfly-clip-art-cliparts-2015-tee-wallpapers-11          BALITA CERIA          butterfly_png_nisanbovfse5

(Kids and Baby Day Care / Tempat Penitipan Anak dan Bayi)

Dibawah Pimpinan :

Maria UlfahMaria Ulfah, M.Psi., Psikolog

(Psikolog Anak dan Remaja, Psikolog Pendidikan, dan Dosen Psikologi)

Terlahir dengan nama Maria Ulfah pada tanggal 12 Maret 1985 di Balikpapan, merupakan putri  ketiga dari (Alm) H. Muhammad Hanafie dan Hj. Rosinah. Maria menyelesaikan S1 di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2008. Kemudian melanjutkan S2 di Universitas Tarumanagara Jakarta, jurusan Magister Profesi Psikologi, dengan konsentrasi Mayor Psikologi Pendidikan dan Minor Psikologi Klinis Anak, Maria lulus dan dilantik sebagai psikolog pada tahun 2013.

Saat ini, Maria tercatat sebagai Psikolog Pendidikan di Sekolah Islamic Village, praktik sebagai Psikolog Anak dan Remaja di Klinik Anak Medikita, serta dosen di Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta. Selain itu, Maria juga aktif menjadi narasumber maupun moderator pada seminar-seminar psikologi.

Dunia psikologi anak dan dunia pendidikan, merupakan 2 hal yang menjadi perhatian khusus Maria. Maria menilai, anak-anak harus mendapatkan pengajaran dan bimbingan secara tepat, baik melalui orangtua maupun babysitter/pengasuh terutama saat orangtua sedang bekerja. Saat anak di rawat oleh babysitter/pengasuh di rumah, orangtua kurang dapat leluasa untuk mengontrol kinerja sang pengasuh; apa yang diajarkan pengasuh pada anak, bagaimana anak diarahkan dan dibimbing pengasuh saat orangtua bekerja, dan apakah anak mendapatkan stimulasi yang tepat sesuai dengan tahap perkembangannya.

Berbekal dari permasalahan tersebut, muncul ide Maria untuk mendirikan dan mengelola Balita Ceria Daycare (taman penitipan anak) yang nyaman, aman, dan memberikan stimulasi anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Ibu dari Muhammad Ricky Zavierre ini yakin bahwa saat anak mendapatkan taman penitipan yang tepat saat orangtua bekerja, orangtua juga dapat bekerja dengan tenang dan anak dapat berkembang dengan sebaiknya.

Kelebihan dan Manfaat Balita Ceria Daycare :

1. Di bawah binaan Maria sebagai Psikolog Anak dan satu satunya daycare karawaci yang dikelola Psikolog anak dan remaja.
2. Para pengasuh anak di Balita Ceria Daycare dibekali dengan pelatihan dan keterampilan berinteraksi dengan anak secara baik.
3. Para pengasuh anak juga mendapatkan pengetahuan mengenai ilmu psikologi anak, agar dapat memahami perkembangan psikologis sesuai tahap usia anak.
4. Orangtua dapat memantau kinerja pengasuh dan perkembangan anak melalui buku penghubung “My Diary.”
5. Orangtua dapat mengawasi anak secara langsung lewat fasilitas CCTV Online yang kami sediakan, dimana saja dan kapan saja.
6. Terdapat supervisor yang mengawasi pengasuh anak dan anak, dan Teacher yang bertugas untuk memberikan permainan edukatif pada anak.
7. Pengasuh anak tidak diperkenankan menggunakan handphone selama jam operasional Daycare (kecuali jam istirahat), sehingga tidak ada akses untuk pengasuh bermain handphone saat menjaga anak.
8. Balita Ceria Daycare memiliki jadwal aktivitas, sehingga anak terbiasa untuk disiplin berkegiatan secara rutin dan terarah.
9. Anak dapat belajar berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain dan teman sebayanya.
10. Anak tidak diperkenalkan dengan gadget, dan menonton televisi hanya pada saat tertentu serta tontonan yang sesuai dengan usia anak.
11. Anak dapat lebih disiplin berkegiatan karena Balita Ceria Daycare memiliki jadwal aktivitas.
12. Anak dapat mengembangkan kemampuan motorik kasar dan motorik halus melalui kegiatan bermain.

 

Free / Bebas biaya :

  • Konsultasi Psikolog
  • Parenting Seminar
  • Evaluasi Tumbuh Kembang Anak

Alamat :

Perumahan Villa Ilhami – Islamic Village, Jl. Qamari 3 Blok C No. 20 Kelapa Dua, KarawaciTangerang

Contact us :