Suka Menitipkan Anak ke Orang Tua? Simak Tipsnya

Beberapa ibu dan ayah yang bekerja, biasanya menitipkan anaknya ke orang tua (nenek/kakek). Tentu saja orang tua kita tidak akan menolak ketika cucunya dititipkan untuk beliau jaga selama kita bekerja. Akan tetapi harus kita sadari, usia orang tua kita yang semakin senja membuat mereka mengalami penurunan secara fisik maupun psikologis. Jadi, sebaiknya jangan bebani orang tua kita untuk menjaga anak-anak.

Jika kita merasa khawatir meninggalkan anak hanya dengan pengasuhnya saja di rumah, kita bisa menitipkan anak-anak ke orang tua tetapi dengan membawa pengasuhnya juga. Sehingga, orang tua tidak kerepotan untuk menjaga anak-anak dan hanya mengawasi saja.

Jika ayah dan ini merasa terdapat hal yang perlu dilakukan konsultasi dan assasment Psikologiu silahkan hubungi nomer yang tertera

Maria Ulfah M.Psi, Psikolog
Share

LAYANAN PSIKOLOGI PROFESIONAL

LAYANAN PSIKOLOGI

  • KONSULTASI PSIKOLOGIS ANAK DAN REMAJA
  • TES KEPRIBADIAN
  • TES IQ
  • TES IQ PENJURUSAN SEKOLAH / KULIAH
  • TES CQ / TES KRATIFITAS
  • TES KEMATANGAN SEKOLAH
  • TES MINAT & BAKAT
  • INDIVIDUAL NEED TEST
  • TES RELASI SOSIAL DAN KONSEP DIRI
  • TES PRESTASI / SIKAP KERJA
  • EVALUASI TUMBUH KEMBANG
  • TERAPI BERMAIN / PLAY THERAPY
  • TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
  • PAKET ASSESSMENT PSIKOLOGI
Share

Anak Suka Memegang dan Menggesekkan Alat Kelaminnya, Normalkah?

Anak Suka Memegang dan Menggesekkan Alat Kelaminnya, Normalkah?

Pada usia balita, anak sedang berada pada fase Phallic. Pada fase ini anak mulai memahami perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan. Anak juga senang mengeksplorasi alat kelaminnya, sama seperti ia mengenali anggota tubuh lainnya seperti rambut, tangan, mata, atau hidungnya. Fase ini merupakan salah satu tahapan perkembangan yang normal pada anak.

Saat Parents melihat anak mulai memegang atau menggesekkan alat kelaminnya, coba jelaskan padanya bahwa perilaku tersebut bisa membuat alat kelamin menjadi lecet atau luka. Kemudian alihkan perhatiannya dengan aktivitas lain yang lebih menarik, misalnya bermain sepeda.

Hindari untuk memarahi anak ya, Parents. Karena anak kemungkinan tidak memahami apa yang ia lakukan.

Semoga bermanfaat

 

Share