Suka Menitipkan Anak ke Orang Tua? Simak Tipsnya

Beberapa ibu dan ayah yang bekerja, biasanya menitipkan anaknya ke orang tua (nenek/kakek). Tentu saja orang tua kita tidak akan menolak ketika cucunya dititipkan untuk beliau jaga selama kita bekerja. Akan tetapi harus kita sadari, usia orang tua kita yang semakin senja membuat mereka mengalami penurunan secara fisik maupun psikologis. Jadi, sebaiknya jangan bebani orang tua kita untuk menjaga anak-anak.

Jika kita merasa khawatir meninggalkan anak hanya dengan pengasuhnya saja di rumah, kita bisa menitipkan anak-anak ke orang tua tetapi dengan membawa pengasuhnya juga. Sehingga, orang tua tidak kerepotan untuk menjaga anak-anak dan hanya mengawasi saja.

Jika ayah dan ini merasa terdapat hal yang perlu dilakukan konsultasi dan assasment Psikologiu silahkan hubungi nomer yang tertera

Maria Ulfah M.Psi, Psikolog
Share

Test IQ Anak, Test IQ Remaja dan Test IQ Dewasa

Tes IQ Anak Toodler, TK, SD, SMP dan SMA

PRAKTEK PSIKOLOG

By : Maria Ulfah S. Psi., M. Psi., Psikolog

Telepon 021-5595-3676 / WA-0821 1018 6075

Disegala usia akan mengalami perkembangan otak, mereka akan belajar serta menyerap apa yang dilihat, didengar serta mencoba apa saja yang di temui di lingkungannya. Hal tersebut dapat mempengaruhi akan kemampuan cara berfikir seseorang.

Disisi lain diperlukan Test IQ untuk menentukan batas kesesuaian dalam proses belajar ataupun penerimaan kerja calon karyawan

LAYANAN PSIKOLOGI

  • KONSULTASI PSIKOLOGIS ANAK, REMAJA DAN DEWASA
  • TES KEPRIBADIAN
  • TES IQ
  • TES IQ PENJURUSAN SEKOLAH / KULIAH / PEKERJAAN
  • TES CQ / TES KRATIFITAS
  • TES KEMATANGAN SEKOLAH
  • TES MINAT & BAKAT
  • INDIVIDUAL NEED TEST
  • TES RELASI SOSIAL DAN KONSEP DIRI
  • TES PRESTASI / SIKAP KERJA
  • EVALUASI TUMBUH KEMBANG
  • TERAPI BERMAIN / PLAY THERAPY
  • TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
  • PAKET ASSESSMENT PSIKOLOGI

Anda dapat langsung mendatangi lokasi yang tertera dan dapat juga untuk menghubungi pada nomer telephone yang telah tersedia.

Terima kasih atas kepercayaan Bunda / Ayah kepada kami

Layanan kami dapat dengan cepat menyesuikan kebutuhan waktu Bpak dan Ibu untuk langsung dilakukan Konsultasi maupun Assasment. Serta yang tidak kalah penting adalah kami dapat menyesuaikan waktu untuk hasil yang lebih cepat dalam menyelesaikan laopran assesment.

Share

TIPS AMAN AJAK ANAK-ANAK KE MALL :

  1. Sebelum sampai di mall jelaskan pada anak, kalau di mall banyak orang asing dan anak harus selalu berada di dekat orang tua (tidak berjalan atau berlari sendiri). Bicarakan dengan bahasa yang mudah dipahami anak ya, Parents.
  2. Ajarkan anak untuk menyebutkan namanya, dan mengingat nama ayah dan ibunya. Perlu juga untuk menyelipkan catatan identitas beserta nomor telepon yang bisa dihubungi di baju atau celana anak.
  3. Beritahu anak, siapa-siapa saja yang bisa ia datangi jika terpisah dari ortu. Seperti : security, SPG di mall atau karyawan di outlet yang mengenakan baju seragam. Perlu juga dilakukan role-play dan tunjukkan pada anak siapa yang dimaksud dengan security atau karyawan di mall. Dan ingatkan anak, agar tidak mudah mengikuti orang lain.

  1. Berikut contoh / simulasi mengenai tips diatas : https://www.instagram.com/reel/CfVypOFISF2/

Note : Baik juga gunakan tali pengaman untuk anak, biasanya banyak di jual di baby shop. Atau jam tangan yang bisa memantau keberadaan anak.

#tipsparenting #tipsanak #parenting #anaksehat #mall #jalanjalan #liburananak #anak #orangtua #psikologanak #psikolog

Share

5 Tips Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Anak

1. Sebelum mengajarkan anak untuk lebih percaya diri, kita sebagai orang tua yang pertama kali menyakinkan diri kita sendiri bahwa anak kita bisa melakukan banyak hal dengan baik. Kekuatan pikiran kita, mendorong anak menjadi lebih percaya diri dalam menguasai berbagai hal dengan mudah.

2. Berikan anak kesempatan untuk belajar sedini mungkin, bahkan saat Ia belum mampu melakukannya dengan sempurna. Misalnya menyuap makanannya sendiri meskipun masih berantakan, mengikat sepatunya sendiri meskipun masih belum tepat, atau memakai baju sendiri meskipun masih terbalik.

3. Selalu berikan kata-kata positif untuk anak-anak kita. Coba bisakan anak untuk mengganti kata “aku tidak bisa” menjadi “aku belum bisa dan terus belajar”. Dengan demikian, akan mendorong anak untuk terus mencoba dan tidak mudah menyerah.

4. Hindari kata-kata yang bersifat menjatuhkan dengan harapan Ia akan menjadi lebih baik, seperti “begini saja tidak bisa”. Kata-kata yang kita keluarkan adalah do’a, saat kita memberikan label negatif untuk anak, hal ini hanya akan membuat Ia merasa seperti yang kita katakan.

 

Gali dan kembangkan potensi yang Ia miliki dengan memberinya tempat untuk Ia belajar. Misalnya les menari, les musik, olahraga, atau melukis. Saat anak memiliki suatu keahlian, maka Ia akan menjadi lebih percaya diri terutama dalam lingkungan sosial.

Share