LAYANAN

PSIKOLOG ANAK REMAJA DAN DEWASA

Apakah Psikolog Anak ?

Psikolog anak bekerja di sekolah, rumah sakit dan sistem kesehatan, praktik swasta, dan organisasi pemerintah dan nirlaba. Mereka mendukung perkembangan anak yang sehat dengan mendiagnosis kondisi mental, emosional, perilaku, pembelajaran, atau kondisi kesehatan mental terkait dan meresepkan pendekatan terapeutik.

Saat Anda menjadi psikolog anak, Anda akan mengeksplorasi pendekatan seperti terapi bermain, terapi perilaku kognitif, terapi perilaku dialektis, terapi trauma anak, dan terapi bicara. Psikolog anak sering berspesialisasi dalam jenis kondisi atau pendekatan tertentu.

Psikolog anak sering bekerja dengan profesional perawatan kesehatan dan perkembangan anak lainnya. Misalnya, seorang psikolog anak yang berspesialisasi dalam kondisi pembelajaran mungkin bekerja dengan administrasi sekolah, psikolog sekolah, guru, dan orang tua untuk mendiagnosis kondisi seperti ADHD dan mengembangkan program pendidikan individual (IEP).

Psikolog trauma mungkin bekerja dengan penyedia layanan kesehatan keluarga, pekerja sosial, atau profesional lain untuk membantu anak pulih dari situasi traumatis.

Apa itu Psikologi Dewasa?
Psikologi dewasa, salah satu bidang terbesar dalam disiplin ini, berfokus pada pencegahan, diagnosis, dan pengobatan gangguan mental. Sebagai seorang psikolog dewasa, Anda akan memiliki kesempatan untuk mengatasi masalah manusia yang kompleks dan membantu orang mengubah hidup mereka menjadi lebih baik. Mengharapkan untuk merawat pasien dengan gangguan emosional, skizofrenia, gangguan bipolar, kondisi mental yang berhubungan dengan stres dan banyak lagi.

Bidang psikologi ini memiliki beberapa spesialisasi, seperti geriatri, kesehatan mental orang dewasa, dan perilaku anak. Sebagai contoh, beberapa psikolog klinis dapat menggunakan pengetahuan mereka untuk membantu pasien mengatasi kecacatan atau penyakit kronis, sementara yang lain bekerja dengan mahasiswa. Psikolog dewasa mengatasi masalah kesehatan mental yang memengaruhi orang dewasa. Ini mungkin termasuk gangguan stres pasca-trauma, gangguan panik, masalah suasana hati, masalah mental yang terkait dengan kesehatan fisik, penyalahgunaan obat, dan kondisi lainnya.

Share