Penyebab Kakak dan Adik Sering Berantem

Sibling rivalry adalah istilah dalam psikologi yang merujuk pada persaingan, kecemburuan, dan pertengkaran antara saudara kandung (kakak-adik).

Fenomena ini sangat wajar dan umum terjadi, hampir di semua keluarga yang memiliki lebih dari satu anak. Rivalitas ini bisa muncul sejak anak kedua lahir hingga mereka dewasa.

Bentuk Umum Sibling Rivalry

· Berebut perhatian orang tua : Anak merasa perlu bersaing untuk mendapatkan kasih sayang, pujian, atau perhatian.

· Cemburu : Terutama pada kakak yang merasa “tersaingi” sejak adik lahir.

· Pertengkaran kecil : Berebut mainan, remote TV, giliran menggunakan kamar mandi, atau memilih tempat duduk di mobil.

· Agresi verbal atau fisik : Mengejek, memukul, atau menggoda.

· Kompetisi berlebihan : Ingin selalu lebih unggul dalam prestasi (akademik, olahraga) untuk mendapat pengakuan.

Penyebab Utama

1. Memperebutkan Sumber Daya

Baik itu sumber daya fisik (mainan, makanan) maupun emosional (perhatian dan waktu orang tua).

2. Kebutuhan Perkembangan

Anak balita yang egosentris belum bisa berbagi. Anak remaja sedang mencari jati diri dan bisa merasa terganggu dengan kehadiran saudaranya.

3. Temperamen

Setiap anak punya karakter unik yang bisa saja berbenturan.

4. Perlakuan Orang Tua

Baik yang disengaja maupun tidak (misal: sering membandingkan anak, punya anak emas/golden child).

Apakah Ini Normal?

Ya, sangat normal. Sibling rivalry sebenarnya bisa menjadi ajang belajar anak untuk bersosialisasi, mereka belajar tentang kompromi, negosiasi, mengelola emosi, dan menyelesaikan konflik. Namun, orang tua perlu waspada jika rivalitasnya sudah mengarah pada kekerasan fisik yang membahayakan, perundungan (bullying) terus-menerus, atau merusak harga diri salah satu anak.

Apakah Parents sedang mencari cara untuk mengatasi situasi ini pada anak-anak di rumah?

#anakseringbertengkar #siblingrivalry #cemburu #pilihkasih #orangtua

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *